BUDAYA

Budaya Sebagai Warisan Yang Melekat Pada Diri Setiap Manusia

BAB I
A. LATAR BELAKANG

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.
B. TUJUAN
Tulisan ini dibuat guna menambah pengetahuan dan wawasan para pembacanya, agar mengetahui dan memahami budaya termasuk warisan-warisan kebudayaan yang sudah melekat dan turun menurun dari generasi ke generasi, khususnya tentang budaya Sunda.
BAB II

ISI

KEBUDAYAAN SUKU SUNDA

Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan.
Hampir semua orang Sunda beragama Islam. Hanya sebagian kecil yang tidak beragama Islam, diantaranya orang-orang Baduy yang tinggal di Banten. Tetapi juga ada yang beragama Katolik, Kristen, Hindu, Budha.Selatan. Praktek-praktek sinkretisme danmistik masih dilakukan. Pada dasarnya seluruh kehidupan orang Sunda ditujukan untuk memelihara keseimbangan alam semesta.
Keseimbangan magis dipertahankan dengan upacara-upacara adat, sedangkan keseimbangan sosial dipertahankan dengan kegiatan saling memberi (gotong royong).Hal yang menarik dalam kepercayaan Sunda, adalah lakon pantun Lutung Kasarung, salah satu tokoh budaya mereka, yang percaya adanya Allah yang Tunggal (Guriang Tunggal) yang menitiskan sebagian kecil diriNya ke dalam dunia untuk memelihara kehidupan manusia (titisan Allah ini disebut Dewata). Ini mungkin bisa menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan Kabar Baik kepada mereka.
Suku Sunda umumnya hidup bercocok tanam. Kebanyakan tidak suka merantau atau hidup berpisah dengan orang-orang sekerabatnya. Kebutuhan orang Sunda terutama adalah hal meningkatkan taraf hidup. Menurut data dari Bappenas (kliping Desember 1993) di Jawa Barat terdapat 75% desa miskin. Secara umum kemiskinan di Jawa Baratdisebabkan oleh kelangkaan sumber daya manusia. Maka yang dibutuhkan adalah pengembangan sumber daya manusia yang berupa pendidikan, pembinaan, dll.
KESENIAN KHAS SUNDA
Kirap helaran atau yang disebut sisingaan adalah suatu jenis kesenian tradisional atau seni pertunjukan rakyat yang dilakukan dengan arak-arakan dalam bentuk helaran. Sisingaan menampilkan 2–4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari sisingaan sering digunakan dalam acara tertentu, seperti pada acra khitanan.
Wayang golek adalah boneka kayu yang dimainkan berdasarkan karakter tertentu dalam suatu cerita perwayangan. Wayang diamainkan oleh seorang dalang yang menguasai berbagai karakter maupun suara tokoh yang di mainkan.
Tarian Ketuk Tilu , sesuai dengan namanya Tarian ketuk tilu berasal dari nama sebuah instrumen atau alat musik tradisional yang disebut ketuk sejumlah 3 buah.
Jaipongan adalah pengembangan dan akar dari tarian klasik.Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah moderen karena merupakanmodifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang, berpasangan atau berkelompok. Sebagai tarian yang menarik, Jaipong sering dipentaskan pada acara-acara hiburan, selamatan atau pesta pernikahan.
Angklung adalah instrumen musik yang terbuat dari bambu , yang unik , enak didengar angklung juga sudah menjadi salah satu warisan kebudayaan Indonesia.
Kacapi Suling adalah salah satu jenis kesenian Sunda yang memadukan suara alunanSuling dengan Kacapi (kecapi), iramanya sangat merdu yang biasanya diiringi olehmamaos (tembang) Sunda yang memerlukan cengkok/ alunan tingkat tinggi khas Sunda.
Kuda Renggong atau Kuda Depok ialah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat diKabupaten Sumedang, Majalengka dan Karawang. Cara penyajiannya yaitu, seekor kudaatau lebih di hias warna-warni, budak sunat dinaikkan ke atas punggung kuda tersebut.
Rengkong adalah salah satu kesenian tradisional yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Sunda.Bentuk kesenian ini sudah diambil dari tata cara masyarakat sunda dahulu ketika menanam padisampai dengan menuainya.
Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni "Terbang" dan "Ronggeng". Seni terbangitu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan "Terbang", yaitu semacam rebanatetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
SARAN
Kebudayaan yang dimiliki suku Sunda ini menjadi salah satu kekayaan yang dimilikioleh bangsa Indonesia yang perlu tetap dijaga kelestariannya. Dengan membuat makalahsuku Sunda ini diharapkan dapat lebih mengetahui lebih jauh mengenai kebudayaan sukuSunda tersebut dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan yang pada kelanjutannya dapat bermanfaat dalam dunia kependidikan.
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://www.scribd.com/doc/3304103/KEBUDAYAAN-SUKU-SUNDA
http://antoys.wordpress.com/2009/04/19/budaya-jawa-barat/

Demokrasi

BAB I
A. Latar Belakang
Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani, bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia. Ketika itu, bangsa Sumeria memiliki beberapa negara kota yang independen. Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat.
Barulah pada 508 SM, penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern. Demokrasi terbentuk menjadi suatu sistem pemerintahan sebagai respon kepada masyarakat umum di Athena yang ingin menyuarakan pendapat mereka. Dengan adanya sistem demokrasi, kekuasaan absolut satu pihak melalui tirani, kediktatoran dan pemerintahan otoriter lainnya dapat dihindari. Demokrasi memberikan kebebasan berpendapat bagi rakyat, namun pada masa awal terbentuknya belum semua orang dapat mengemukakan pendapat mereka melainkan hanya laki-laki saja. Sementara itu, wanita, budak, orang asing dan penduduk yang orang tuanya bukan orang Athena tidak memiliki hak untuk itu.
B. Tujuan
Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk menambah wawasan para pembaca tentang hakekat demokrasi, untuk mengetahui perkembangan demokrasi di Indonesia, macam-macam demokrasi, dan prinsip demokrasi di Indonesia, serta fungsi dari demokrasi itu sendiri.
BAB II
ISI
Pengertian Demokrasi
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.
Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.
Macam-macam Demokrasi :
1. Demokrasi sederhana (terdapat di desa)
2. Demokrasi Barat (Kontinen dan Amerika, terdapat di barat)
3. Demokrasi Kapitalis
4. Demokrasi Timur
5. Demokrasi Tengah ( Dianut saat Jerman pada masa Hitler)
6. Demokrasi Parlementer
7. Demokrasi sistem Pemisahan
8. Demokrasi Sistem referendum
Hakekat demokrasi Ekonomi sesuai UUD 1945 berarti kehidupan yang layak bagi semua warga Negara yang antara lain mencakup:
- pengawasan oleh rakyat terhadap penggunaan kekayaan dan keuangan Negara.
- Koperasi
- Pengakuan atas hak milik perorangan dan kepastian hokum dalam penggunaannya.
- Peranan pemerintah yang bersifat pembinaan, penunjuk jalan serta pelindung.
Perkembangan Demokrasi di Indonesia
Dalam sejarah Negara Republik Indonesia, perkembangan demokrasi telah mengalami pasang surut. Masalah pokok yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah bagaimana meningkatkan kehidupan ekonomi dan membangun kehidupan social dan politik yang demokratis dalam masyarakat. Masalah ini berkisar pada penyusunan suatu system politik dengan kepemimpinan cukup kuat untuk melaksanakan pembangunan ekonomi serta character and nation building dengan partisipasi rakyat sekaligus menihindarkan timbulnya dictator perorangan, partai atau militer.
Perkembangan demokrasi di Indonesia dibagi dalam 4 periode:
1. periode 1945-1959 (Masa Demokrasi Parlementer)
Demokrasi parlementer menonjolkan peranan parlementer serta partai-partai. Akibatnya, persatuan yang digalang selama perjuangan melawan musuh bersama menjadi kendor dan tidak dapat dibina menjadi kekuatan konstruktif sesudah kemerdekaan.
2. periode 1959-1965 (Masa Demokrasi Terpimpin)
Demokrasi terpimpin ini telah m,enyimpang dari demokrasi konstitusional dan lebih menampilkan beberapa aspek dari demokrasi rakyat. Masa ini ditandai dengan dominasi presiden, terbatasnya peran partai politik, perkembangan pengaruh komunis dan peran ABRI sebagai unsure social-politik semakin meluas.
3. periode 1966-1998 (Masa Demokrasi Pancasila Era Orde Baru)
Demokrasi pancasila merupakan demokrasi konstitusional yang menonjolkan system presidensial. Landasan formal periode ini adalah pancasila, UUD 1945 dan Tap MPRS/MPR dalam rangka untuk meluruskan kembali penyelewengan terhadap UUD 1945 yang terjadi di masa Demokrasi Terpimpin, dalam perkembangannya, peran presiden semakin dominant terhadap lembaga-lembaga Negara yang lain. Melihat praktek demokrasi pada masa ini, nama pancasila hanya digunakan sebagai legitimasi politik penguasa saat itu sebab kenyataannya yang dilaksanakan tidaka sesuai dengan nilai-nilai pancasila.
4. periode 1999- sekarang (Masa Demokrasi Pancasila Era Reformasi)
Pada masa ini, peran partai politik kembali menonjol sehingga demokrasi dapat berkembang. Pelaksanaan demokrasi setelah Pemilu banyak kebijakan yang tidak mendasarkan pada kepentingan rakyat, melainkan lebih kea rah pembagian kekuasaan antara presiden dan partai politik dalam DPR. Dengan kata lain, model demokrasi era reformasi dewasa ini kurang mendasarkan pada keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia (walfare state)
Prinsip demokrasi dalam Negara Indonesia tercantum dalam suatu Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi:
“….maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, prinsip demokrasi Indonesia juga tercantum dalam Pancasila sila keempat yang berbunyi:” Kerakyatan Yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan."
Fungsi Demokrasi Pancasila
Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut:
1. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara
Contohnya:
a. Ikut menyukseskan Pemilu;
b. Ikut menyukseskan Pembangunan;
c. Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan
.
2. Menjamin tetap tegaknya negara RI,
3. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional,
4. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila,
5. Menjamin adanya hubungan yang selaras, serasi dan seimbang antara lembaga negara,
6. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab,
Contohnya:
a. Presiden adalah Mandataris MPR,
b. Presiden bertanggung jawab kepada MPR.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Demokrasi merupakan kebebasan berpendapat yang dimiliki oleh setiap warga negara yang menganut sistem tersebut dan mereka mengerti hal itu. Mengerti belum tentu paham, nah itulah yang terjadi sehingga demokrasi di negara kita ini belum mencapai negara demokrasi yang sesungguhnya.
SARAN
Untuk mencapai negara demokrasi yang sesungguhnya dibutuhkan kesadaran dari masing-masing individu itu sendiri. Kekompakan, kebersamaan, dan saling memahami bisa menjadi modal awal untuk menuju negara demokrasi yang ideal.
Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
http://irfanfauzi10.wordpress.com/2010/04/09/makalah-demokrasi
/
http://sakauhendro.wordpress.com/demokrasi-dan-politik/pengertian-demokrasi/
http://fandycz.blogdetik.com/2010/03/10/contoh-demokrasi-dan-pelaksanaanya-di-indonesia/
http://zuhdiachmad.blogspot.com/2010/05/demokrasi-dan-pelaksanaan-demokrasi-di.html

I Remember

I remember..
Lima bulan berlalu dengan cepat, tapi kenapa bayangan dia nggak pernah bisa berlalu seiring berjalannya waktu? Kenapa masih dia yang memenuhi memory otakku? Kenapa aku masih selalu senyum-senyum sendiri saat terlintas kenangan tentang aku dan dia? Dan kenapa aku masih selalu degdegan kalo lagi komunikasi sama dia? Aneh..
Semua masih terasa sama seperti 5 bulan yang lalu, seperti saat aku masih dekat dengannya. Memang aku putuskan untuk tak akan mencoba melupakannya, karena ku fikir jika aku berusaha melupakannya malah yang terjadi pasti sebaliknya. Ah, dan ternyata sama saja! Justru ini semua malah membuatku semakin bingung dengan apa yang seharusnya aku rasa dan apa yang aku rasa sebenarnya. Kenangan singkat itu benar-benar menutup mata dan hatiku .
Ayu ting ting, hahaha nama itu sering sekali kami jadikan bahan perbincangan dan gurauan kami. Hmm.. aku juga ingat saat pertama kalinya dia menjemputku sehabis pulang praktikum, itu adalah kali kedua perjumpaanku dengannya. Kedai rafal, adalah tempat pertama kalinya aku bisa ngobrol berdua sama dia  meskipun diganggu seorang pengamen kocak yang menyanyikan lagu terkenal dengan versinya sendiri dan akhirnya menjadi bahan gurauan kami. 1 minggu kmudian saat malam minggu, pertama kalinya dia berkunjung ke rumahku , yaaa meskipun pada akhirnya aku membuat kesalahan yang membuat dia bete dan mengacuhkan aku , tapi itu hanya berlangsung setengah hari karena akhirnya masalah itu bisa diselesaikan. Oh iya halte, hahaha setiap aku lewat halte yang ada di samping BluPlaza pasti aku tersenyum sesaat , karena disitu ada kejadian bodoh hmm mungkin lebih tepatnya aku yang bodoh sampai-sampai tidak bisa membedakan mana depan BluPlaza dan mana samping BluPlaza, dan lagi lagi aku membuat dia kesal karena itu, yaa meskipun tak berlangsung lama . Haaah.. sampai - sampai 2 bangku bambu yang ada di teras rumahku saja juga memiliki kenangan, karena disitulah aku dan dia sering menghabiskan waktu bersama. Saat dia sudah tidak pernah lagi datang ke rumah, aku sering duduk sendiri di bangku itu ketika malam sambil berharap dia bisa tiba-tiba muncul duduk disebelah kananku, hahaha bodoh dan lebay memang, tapi itulah yang ku rasa. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk memindahkan ke dua bangku itu ke dalam rumah, agar aku tidak melakukan hal bodoh itu lagi. Dan ada satu lagu yang benar-benar paling membuatku mengingatnya bahkan terkadang sampai meneteskan air mata, lagu Pilihan Hatiku yang dipopulerkan oleh Geisha. Ya, lagu itu memiliki kesan yang amat mendalam buatku. Dia pernah menyanyikan lagu itu saat kami sedang berdua, dia juga pernah menuliskan sedikit dari lirik lagu itu di status jejaring sosialnya, yaa meskipun aku tak tahu apa maksud dia seperti itu, tapi itu menyentuh .
Hmm.. masih ada lagi kenangan – kenangan yang berkesan untukku, tapi aku hanya akan menyimpannya dalam hatiku karena kenangan itu berupa perlakuan uniknya padaku yang membuatku selalu ingin itu semua terulang . I miss him, I need him, and I like him. Because him make me like the most lucky girl when with him, and I never regret that I ever know a boy like him.
Entah apa yang dia rasa sekarang, mungkin dia sudah tak perduli lagi dengan kenangan itu atau bahkan sudah melupakannya dan hanya menganggapku teman biasanya seperti pada awal pertemanan kami. Whatever, tapi yang jelas disini aku tak akan pernah bisa lupa dan berharap agar dia juga tak lupa, yaa setidaknya tidak lupa denganku juga itu sudah cukup . Dan aku berharap dia tak pernah membaca semua curhatan yang ku tulis di blog ini, jika sampai dia membacanya.. aaaarrrgggh entah apa yang bisa ku katakan, yang pasti bakal malu and speechless banget karena dari dulu sampai detik ini aku belum pernah mengatakan perasaan yang ku punya untuknya, dan mungkin tak akan pernah..

Pertemuan Singkat

PERTEMUAN SINGKAT
Ini adalah cerita pengalaman pribadi, pengalaman yang entah mengapa sampai saat ini selalu tak pernah bisa untuk dilupakan. Singkat memang, namun bagiku pengalaman ini adalah pengalaman yang banyak meninggalkan kesan istimewa . Hmm.. seperti lagu vierra, pertemuan singkat. Ya, singkat namun telah membuatku bahagia dan aku tidak pernah sekalipun menyesal bisa mengalami kejadian ini.
Cerita ini diawali dari perkenalan kami lewat jejaring sosial. Dan mulai saat itu kami memulai pertemanan, kami mulai akrab karena ternyata kami satu universitas. Kami sering bertukar informasi, bercanda, komunikasi layaknya pertemanan biasa. Sampai akhirnya kami memutuskan mencoba untuk lebih dari sekedar teman . Awal oktober 2011 adalah awal dari segalanya, awal dari kedekatan kami, awal dari kebahagiaanku, dan awal dari semangat baruku. Mulanya sedikit aneh, karena aku sudah terbiasa hanya menjalani hubungan pertemanan dengannya. Hari demi hari terlewati bersamanya, seiring kedekatan kami yang semakin indah. Canda tawa, perhatian, saling support, bahkan kekecewaan pernah kami alami bersama. Suka dan duka sudah pasti ada dan tercipta dalam kehidupan, tetapi awalnya masih bisa kami perbaiki. Aku selalu optimis bisa mempertahankan kedekatan ini, sampai akhirnya nanti kami akan memiliki rasa yang kuat dan sama. Akan tetapi itu hanyalah harapan kosong, 6 november 2011 adalah hari terakhir dia mengistimewakanku. Selang beberapa hari dari hari itu, aku sudah mulai merasa ada yang berbeda darinya, seiring aku mulai merasa ada rasa berbeda untuknya . Terlambat memang rasa yang ku punya, tapi memang butuh proses untuk menciptakan rasa itu. Ya mau bagaimana lagi, dia sudah terlanjur bilang ragu untuk terus melanjutkan kedekatan kami. Aku hanya bisa pasrah dengan keputusan yang dia punya, keputusan yang menggantung tapi aku sudah paham dengan maksudnya. Ya, mungkin dia hanya ingin menjaga perasaanku saja dengan bilang ragu, tapi aku yakin dia sudah ingin mengakhirinya . Sedih memang, tapi apa yang bisa ku perbuat? Aku tak bisa memaksanya untuk kehendakku. Sampai akhirnya aku bisa terima semua kenyataan ini.
Waktu terus berlalu, ku coba untuk melupakannya meski tak pernah berhasil . Sampai akhirnya ku tahu bahwa dia telah menemukan cintanya dan menjadi milik orang lain. Sesak sesaat nafasku, berdetak hebat jantungku, bergetar seluruh tubuhku sampai tak terasa menetes air mataku sambil menatap tulisan status baru hubungannya di jejaring sosial. Aku mencoba menghela nafas dan mengusap air mataku, seraya berkata “dia bukan siapa-siapa bagiku dan tak pantas aku seperti ini hanya karenanya”. Akhirnya aku mulai terbiasa dengan status barunya, dan harus bersikap seperti biasa saat komunikasi dengannya.
Ku fikir november lalu adalah kali terakhirku untuk bertemu dengannya. Ternyata tidak, aku masih punya alasan untuk bisa bertemu dengannya . Ya, dengan mengandalkan bahwa kami satu universitas. Dengan caraku meminta materi perkuliahanlah akhirnya aku bisa bertemu lagi dengannya, melihat senyumnya, dan mendengar suaranya. Meskipun ku tahu saat itu statusnya telah berbeda dengan saat terakhir kali ku bertemu dengannya. Setidaknya saat itu aku merasa senang . Aneh memang, aku pun tak mengerti mengapa dan apa yang ku rasa untuknya. Yang aku tahu, aku tak bisa melupakannya bahkan sampai detik ini.
Sampai akhirnya aku memiliki orang lain, dan tersadar bahwa dia hanyalah obsesiku . Rasaku yang menggebu-gebu untuk memilikinyalah yang membuatku terus berharap bisa kembali seperti dulu dengannya. Sekarang, aku telah menjalani hari-hariku yang baru bersama orang yang baru dan aku selalu mencoba tuk bahagia. Aku tak pernah berniat lagi untuk melupakan dia dan kenangan kami, karena ku sadar itu tak akan bisa terjadi. Dia dan kenangan kami akan selalu tersimpan dalam memori otakku dan terkenang indah dalam hatiku, selamanya.. 
“ pertemuan singkat dan berjalan sangat cepat, tidak disangka aku langsung terhipnotis olehmu”
“kau buat hidupku tak berarti tanpa kamu, kini kau menghilang dan aku terhipnotis olemu”